Satu Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

BOYOLALI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali kembali menggelar konferensi pers terkait perkembangan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Susu. Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina merilis penambahan dua kasus sembuh dari Covid-19. Pihaknya juga mengkonfirmasi satu kasus meninggal dunia akibat Covid-19 di lobi kantornya pada Selasa (7/7/2020). Secara kumulatif, hingga saat ini ada 71 Kasus dengan rincian 49 orang sembuh dari Covid-19, meninggal tiga orang, dan 20 orang lainnya masih menjalani perawatan.

Satu kasus meninggal dikonfirmasi oleh Dinkes Kabupaten Boyoalli dengan nomor kasus 047 berinisial TW yang menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (7/7/2020) pukul 14.15 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang (RSUDPA) Boyolali.

“Untuk kasus ke 047 (TW) umur 36 tahun dari Desa Sranten, Kecamatan Karanggede. Kemarin pada jam 14.15 WIB ternyata jiwanya tidak tertolong dan meninggal dunia. Sehingga saat itu langsung dilakukan pemakaman di Desa Sranten dengan tata cara (protokol) Covid-19,” jelasnya.

Pihaknya juga menjelaskan, adanya penambahan satu kasus positif Covid-19 dengan nomor register 071 dengan inisial TM dari Kecamatan Ampel. Setelah dilakukan pelacakan, terdeteksi 36 orang dari Kecamatan Ampel dan 12 orang dari Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang yang telah melakukan kontak langsung dengan pasien kasus 071. Pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan dengan rapid tes.

“Terdeteksi 36 orang dari Ampel dan 12 orang dari Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Dan dalam jangka waktu tidak terlalu lama akan kita lakukan pemeriksaan denga rapid test,” terangnya.

Sementara itu, dokter Spesialis Paru-Paru RSUDPA, Megantara mengkonfirmasi bahwa, saat ini masih ada sepuluh pasien Covid-19 yang dirawat di RSUDPA. Yakni dua pasien positif, dua pasien PDP (Pasien Dalam Pengawasan), dan enam ODP (Orang Dalam Pantauan).

“Yang sedang kami rawat dengan kondisi positif, (saat ini) kondisinya sangat stabil. Yang satu dari Tulung (Kabupaten Klaten), yang satunya adalah suami dari kasus 047 (TW) yang meninggal,” ungkapnya.

Pihak Dinkes Kabupaten Boyolali dan RSUDPA meminta masyarakat untuk melakukan hidup sehat dan juga Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) untuk menjaga daya tahan tubuh. Dengan langkah tersebut, diharap penyebaran virus Covid-19 dapat dicegah.

Sementara untuk perkembangan ODP di Kabupaten Boyolali hingga hari ini sebanyak 947 orang. Sejumlah 920 orang diantaranya sudah selesai pemantauan dan 27 orang masih dalam pemantauan. Sedangkan untuk status PDP hingga saat ini sebanyak 311 orang. Dimana 262 orang sudah selesai pengawasan, dan sisanya 49 orang masih dalam pengawasan, baik yang karantina sendiri maupun di rumah sakit. (dst)

Share this Post: