Mas dan Mbak Duta Wisata Provinsi Jawa Tengah Jalani Karantina

BOYOLALI – Gelaran Mas dan Mbak Duta Wisata Jawa Tengah sudah menjadi agenda tahunan yang dinaungi oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah. Sebanyak 70 finalis dari 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah menjalani tahap karantina dalam Pemilihan Duta Wisata Mas dan Mbak Jawa Tengah 2019. Mereka akan menjalani serangkaian kegiatan untuk mempromosikan sekaligus mendapatkan gelar terbaik dalam ajang tersebut.

 

Bertempat di Azhima Convention and Hotel Boyolali; Kecamatan Ngemplak kegiatan dibuka Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporapar Provinsi Jawa Tengah, Trenggono pada Selasa (5/11/2019).

 

“Kita bekali menjadi duta wisata, akan menjadi marketer-marketer kita untuk dapat mempromosikan pariwisata di daerahnya, pariwisata di Jawa Tengah dan pariwisataa di seluruh Indonesia,” ujarnya.

 

Ada beberapa penilaian yang akan dilihat oleh para juri. Diantaranya yakni tes awal (pretest), kedisiplinan, public speaking (cara berbicara di depan umum), pengetahuan kebudayaan, dan bakat seni yang dimiliki individu maupun dari daerah asal.

 

“Juga ada peniaian ilmu pengetahuan pariwisata, pengetahuan menjadi tuan rumah yang baik seusai denagn kaidah kaidah sapta pesona, dan membuat action plan bagaimana mempromosikan Jawa Tengah di kancah pariwisata dunia,” ungkapnya.

 

Kabupaten Boyolali dipilih dengan tujuan dapat sekaligus mempromosikan beberapa spot spot pariwisata yang ada di Kota Susu. Selain itu, membranding Kabupaten Boyolali sebagai salah satu daya tarik wisata yang ada di Jawa Tengah.

 

Mbak Duta Wisata Kabupaten Boyolali Tahun 2019, Intan Dyah Ayu Putri menungkapkan telah mempersiapkan diri jauh jauh hari sebelum dia masuk ke masa masa karantina selama tiga hari.

 

“Seperti pelatihan menari, lathan koreografer, atau latihan materi materi yang akan keluar di karantina ini,” terangnya.

 

Para finalis Mas dan Mbak Duta Wisata Jawa Tengah Tahun 2019 ini akan menjalani karantina selama tiga hari mulai dari Selasa (5/11/2019) hingga Kamis (7/11/2019). Pada Selasa malam, mereka akan menjalani gala dinner bersama Bupati Boyolali, Seno Samodro di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali. Ada pula pada Kamis sore, mereka akan unjuk keterampilan dalam membawakan seni dan bakat yang dimiliki di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali. Sedangkan pada Jumat (8/11/2019) mereka akan berjuang untuk berebut gelar terbaik dalam Grand Final yang akan digelar di Balai Sidang Mahesa malam harinya. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Share this Post: