Honor Penyampaian SPPT Naik dari Rp 1.200 menjadi Rp 2.000

BOYOLALI – Untuk mendongkrak penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Boyolali tahun 2020, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali menyiapkan kiat khusus yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Salah satunya pemberian honor penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT). Akan ada kenaikan yang sebelumnya hanya Rp 1.200, sekarang menjadi Rp 2.000.

 

Selanjutnya, seperti diketahui PBB-P2 di Boyolali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memberikan hadiah bagi wajib pajak yang taat dalam kewajiban membayar pajak. PBB 2020 saat ini memiliki strategi atau hal yang baru, yaitu terkait dengan hadiah yang diberikan bagi wajib pajak dan juga petugas pemungutan pajak di tingkat desa dan kecamatan.

 

Hal tersebut disampaikan Kasubbid Pendataan dan Penetapan BKD Kabupaten Boyolali, Daryanto Dwi Raharjo dalam acara sosialisasi di aula Kecamatan Juwangi pada Senin (3/2/2020). Pihaknya menjelaskan, hadiah undian PBB untuk desa/kelurahan yang realisasi lebih dari 50 persen dengan bakunya di atas Rp 400 juta akan diberikan kesempatan peluang hadiah satu unit TV untuk diundi di masyarakat nantinya.

 

“Untuk tingkat kecamatan, realisasi kurang dari 50 persen sampai bulan Juni mendapatkan satu unit sepeda motor, realisasi lebih dari 50 persen mendapatkan dua unit sepeda motor, dan realisasi 100 persen mendapatkan tiga unit motor. Hadiah yang kita sediakan berupa sepeda motor dan untuk hadiah utama yaitu rumah dan mobil,” terangnya.

 

Selain itu, adanya hadiah lunas buat petugas pungut baik tingkat desa atau kecamatan.

 

“Jadi untuk tingkat desa, hadiah lunas ada perubahan, lunas sampai dengan Mei mendapatkan 15 persen, lunas sampai dengan September memperoleh 8 persen, realisasi 80 persen pada September mendapatkan 4 persen,” ungkapnya.

 

Sementara itu, realisasi 70 persen pada September atau baku lebih dari Rp 400 juta mendapatkan hadiah lunas empat persen. Kemudian untuk tingkat kecamatan, lunas pada Mei memperoleh hadiah lunas lima persen, lunas pada September mendapatkan hadiah lunas tiga persen. Untuk yang realisasi mencapai 80 persen pada September mendapatkan hadiah lunas dua persen dan realisasi 70 persen September mendapatkan satu persen.

 

Harapannya, dengan adanya inovasi pemungutan PBB tersebut, antusias masyakarat untuk membayar pajak menjadi lebih bagus sehingga realisasi PBB lebih meningkat dari tahun 2019.

 

"Petugas pemungut harus lebih semangat lagi untuk menarik pajak ke masyarakat, sehingga jumlah pajak yang tidak terbayar menjadi sedikit," pungkasnya. (dst/bas)

Share this Post: