66 Panwascam PIlkada 2020 Telah Terpilih

BOYOLALI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boyolali akhirnya mengumumkan panitia pengawas pemilihan kecamatan (Panwascam) yang diterima. Seluruh Panwscam tersebut telah menjalani serangkaian seleksi dari seleksi administrasi, tertulis maupun wawancara.

 

Sebelumnya Bawaslu Kabupaten Boyolali telah menerima 289 pendaftar. Dari berbagai tahapan, terdapat pendaftar yang dinyatakan tidak lengkap administrasi. Terdapat pendaftar yang dinyatakan tidak cukup umur dan beberapa kesalahan seperti mendaftar di dua kecamatan dan tidak melengkapi berkas yang kurang.

 

Dijelaskan Ketua Bawaslu Kabupaten Boyolali, Taryono, dengan terpilihnya Panwascam tersebut diharapkan pengawasan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) esok lebih maksimal.

 

“Rekruitmen Panwascam ini memang lebih dulu dari pembentukan PPK (Panita penyelenggara Kecamatan). Sehingga saat pembentukan PPK, teman teman Panwascam bisa turut mengawasi," ujar Taryono saat jumpa awak media di aula setempat pada Rabu (18/12/2019).

 

Sementara itu, Koordinator Divisi SDM Bawaslu Kabupaten Boyolali, M. Mahmudi mengungkapkan Panwascam untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Boyolali Tahun 2020 esok diisi oleh wajah-wajah baru. Dari 66 anggota Panwascam se-Kabupaten Boyolali, 33 orang diantaranya merupakan orang baru.

 

“66 anggota Panwascam untuk 22 kecamatan di Boyolali ini terdiri dari 51 orang laki-laki dan 15 orang perempuan,” ungkap Mahmudi.

 

Menurutnya, proses seleksi calon Panwascam tahun ini sangat ketat terlebih jumlah pendaftar calon Panwascam di Boyolali ini sangat banyak.

 

"Seleksi ini dilakukan secara ketat untuk mencari anggota Panwascam yang berintegritas dalam menjaga pesta Demokrasi Pilkada 2020 mendatang," pungkasnya. (dst/bet)

Share this Post: