285 Pelajar SMA, SMK Dan MA Ikuti Seleksi Paskibraka 2020

BOYOLALI - Sebanyak 285 pelajar yang terdiri 187 pelajar putra dan 98 pelajar putri dari 34 sekolah jenjang SMA, SMK dan MA di Kabupaten Boyolali mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2020. Kegiatan yang digelar Rabu (26/2/2020) pagi ini diselenggarakan di Stadion Pandan Arang Boyolali. Pada kesempatan tersebut akan diseleksi Paskibraka untuk tingkat Kabupaten Boyolali dan Provinsi Jawa Tengah. Untuk tingkat Provinsi akan diambil dua orang yang terdiri, satu orang putra dan satu orang putri terbaik. Sementara Paskibraka tingkat Kabupaten Boyolali menyaring 67 pelajar yang terdiri dari 45 putra dan 22 putri.

Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali, Hartono mengatakan untuk seleksi kali ini memang dipilih pelajar yang memiliki intelegensi tinggi, kesehatan dan fisik yang proporsional. Sedangkan tim yang bertindak melakukan seleksi terdiri dari beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dan instansi di Kabupaten Boyolali. Dilibatkannya beberapa elemen seperti TNI, Polri diharapkan mampu mencapai prestasi Paskibraka seperti pada tahun 2019 yang bisa menembus Paskibraka Nasional.
“Kita sangat ingin Paskibraka tahun 2020 meningkat dan setara dengan tahun sebelumnya .Setiap tahun peningkatan kualitas Paskibraka Kabupaten Boyolali sangat terasa. Untuk tahun 2019 Salma El Mutafaqqiha dari Boyolali berhasil menjadi Paskibraka Nasional dan lebih membanggakan lagi dia pembawa baki Bendera Sang Saka Merah Putih,” jelas Hartono.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Hartono, pihaknya telah memberikan surat edaran ke sekolah untuk memberi kesempatan bagi pelajar dengan kemampuan lebih untuk mengikuti seleksi ini. Jadi dipastikan proses seleksi ini tidak mudah mengingat peserta harus mampu menyelesaikan tugas atau materi yang diberikan serta harus disiplin dan tangguh.

 

Hal tersebut diiyakan Salma yang juga hadir di lokasi seleksi. Siswi SMA Pradita Dirgantara ini mengapresiasi semangat pelajar Kabupaten Boyolali untuk ikuti seleksi Paskibraka 2020. Salma yang bertugas membawa baki bendera Sang Saka Merah Putih sangat bangga menjadi Paskibraka dan dididik menjadi pelajar pilihan dan terbaik.

 

“Memang prosesnya tidak mudah dan harus selalu siap dalam melaksanakan tugas yang diberikan pelatih. Kesanggupan untuk bisa mandiri saat karantina menjadikan pribadi pelajar semakin tangguh dan bijak dalam bersikap. Hal ini untuk mendidik diri sendiri lebih disiplin dan percaya diri,” ungkap Salma.

 

Secara umum persyaratan untuk mengikuti seleksi harus meimiliki postur tinggi badan yang ditentukan. Bagi peserta pria tinggi 165 - 175 cm dan wanita 160 - 170 cm, kemudian tidak mempunyai kelainan kaki berbentuk X dan O dan harus mengikuti tes fisik dengan lari keliling lapangan 3 kali dengan waktu 6 menit untuk putra dan untuk putri dalam waktu 7,5 menit. Selain itu kemampuan baris berbaris juga dijadikan untuk penilaian. Adapun seleksi Paskibraka Provinsi Jateng akan diberi tambahanan tes berupa pengetahuan umum, kecakapan berbahasa Inggris dan harus punya bakat seni budaya. (dst)

Share this Post: