2019 Angka Kemiskinan Boyolali Turun 0,51 Persen

BOYOLALI – Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Boyolali, data kemiskinan Kabupaten Boyolali pada tahun 2019 tercatat turun sebesar 0,51 persen. Jika pada tahun 2018 angka kemiskinan di Kabupaten Boyolali sebesar 10,04 persen maka dapat diartikan tahun 2019 ini angka kemiskinan menjadi 9,53 persen.

 

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat dalam acara rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Boyolali tahun 2019. Acara tersebut berlangsung di aula Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali, pada Rabu (18/12/2019).

 

“Dan tahun ini mampu diturunkan menjadi 0,51 persen. Dari 10,04 persen menjadi 9,53 persen,” ujar Wabup Said.

 

Pihaknya berharap adanya sinergitas program penanganan kemiskinan agar lebih optimal. Salah satu langkah yang dilakukan yakni Pemutakhiran Data Basis Terpadu (PBDT) yang menjadi acuan penanggulangan kemiskinan serta meminta semua pihak untuk mengecek dan menganalisa data kemiskinan di Boyolali.

 

“Karena komitmen kita, serius melaksanakan tugas, bagaimana menangani kemiskinan di Kabupaten Boyolali. Sehingga apa yang menjadi tujuan Kabupaten Boyolali menjadi nol persen mampu kita wujudkan,” ungkap Wabup Said.

 

Salah satu cara yakni dengan mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali untuk melakukan validasi data. Hal tersebut guna mengetahui kondisi riil di lapangan agar mampu melakukan langkah langkah penyelesaian dengan tepat.

 

”Langkah penyelesaikan yang kita lakukan berdasarkan data dan angka riil dalam kondisi ruang lingkup Kabupaten Boyolali. Ini diperlukan satu tekad, keberanian, sikap, ketegasan yang harus kita pegang secara bersama,” pungkas Wabup Said. (hri)

Share this Post: