Wabup Minta Dukungan Wujudkan Boyolali Sebagai Kota Susu

BOYOLALI – Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat mengapresiasi para pengusaha Boyolali yang mengolah susu sapi untuk produk kreatif. Jadi dengan produksi susu sapi yang melimpah di Boyolali diharapkan tidak hanya dikonsumsi dengan diminum. Hal tersebut disampaikan Wabup Said usai membuka Pameran Produk Peternakan dan Lomba Hari Susu Nasional pada Jumat (21/6) di Balai Sidang Mahesa. Berdasar data saat ini terdapat lebih dari 27 ribu peternak sapi perah dengan populasi sapi perah mencapai 92 ribu, diharapkan mampu mendukung Boyolali benar-benar menjadi kota susu.

“Bagaimana terus menerus Pemkab Boyolali dalam visi misinya, Boyolali sebagai produsen susu, daging dan produk peternakan dan perikanan. Maka dengan hasil susu 137 ribu liter per hari ini sudah sangat mendukung benar-benar Boyolali sebagai kota susu," ungkap Wabup Said.

Tujuan tersebut mampu dicapai dengan dukungan semua pihak, termasuk di dalamnya para pengusaha kreatif dan masyarakat. Karena dengan susu sapai dapat diolah dengan berbagai macam produk lain seperti sabun susu, es krim, yoghurt, keju hingga produk kecantikan dan produk kreatif serta inovatif lainnya.

“Terima kasih kepada seluruh komponen, pengusaha, kelompok masyarakat yang inovatif mampu menghasilkan karya produktif dari susu murni Boyolali yang tidak hanya dikonsumsi. Ini perlu didukung semua termasuk warga masyarakat Boyolali,” imbuh Said.

Meski demikian pihaknya berharap kesadaran minum susu sapi dapat dipraktekkan di Boyolali.

Sebagai informasi untuk gelaran hari pertama kegiatan diisi dengan pameran produk peternakan, aksi sosial donor darah, lomba produk olahan susu sapi, lomba fotografi, Gerimis (Gerakan Gemar Minum Susu) bersama 1000 anak. Selain itu juga digelar Festival jajanan, hiburan musik. Sementara pada malam harinya Grand Final Pemilihan Putra Purtri Icon Boyolai 2019 “Susu Emas Putih Boyolali”.

Adapun untuk hari kedua pada Sabtu (22/6) digelar pameran produk peternakan, Gerimis (Gerakan Gemar Minum Susu) bersama 1000 anak, Lomba mewarnai siswa TK dan SD, talkshow, festival jajanan, hiburan musik. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Share this Post: