Sekda Boyolali Sambut 690 Jamaah Haji Boyolali

BOYOLALI – Kemabali di Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, akhirnya jamaah haji Kabupaten Boyolali telah kembali berkumpul dengan keluarga sejak Rabu (21/8/2019) yang lalu. Berbagai cerita menarik dibagikan 690 haji asal Kota Susu ini dengan bertemunya kembali mereka di Pendopo Gede Boyolali, pada Rabu (2/10/2019) menghadiri acara Mangayubagyo Kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Boyolali.

Kepala Bagian (Kabag) Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali, Pomo mengungkapkan bahwa jamaah haji Boyolali terbagi dalam empat kelompok terbang (Kloter). Dari 690 jamaah ada dua orang yang tidak dapat kembali ke Tanah Air dikarenakan telah meninggal dunia di Tanah Suci.

“Dari jumlah jamaah haji 690 orang ini, terdiri dari 685 murni jamaah haji, yang lima orang TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah) dan TKHD (Tim Kesehatan Haji Daerah),” ungkap Pomo.

Jamaah haji Boyolali terbagi dalam empat kloter, yakni Kloter 12 dengan jumlah 207 orang bergabung dengan Kota Surakarta, kembali sejumlah 205 dengan meninggalkan dua orang yang telah meninggal di Tanah Suci. Kloter 13 dengan jumlah jamaah 354 orang, dan kembali dengan jumlah utuh. Kamudian Kloter 14 sejumlah 106 orang bergabung dengan Kabupaten Temanggung.  Ada pula kuota tambahan pada Kloter 96 sebagai kloter gabungan di tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan 23 orang jamaah haji Boyolali di dalamnya.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Masruri yang berkesempatan memberi sambutannya, berpesan kepada 690 jamaah haji Boyolali agar selalu menjaga silaturahmi dan kerukunan sebagai keluarga.

 

“Setelah beribadah haji di Baitullah, mudah-mudahan kedatangan bapak ibu sekalian memberikan berkah kepada Pemerintah Kabupaten Boyolali. Mudah-mudahan kembali ke Tanah Air menjadi haji yang baik,” jelas Sekda Masruri.

 

Seiiring dengan predikat haji mabrur yang disematkan ke jamaah haji tersebut, Sekda Masruri berharap para jamaah haji ini dapat memberikan contoh yang baik di tengah masyarakat. (bet/hri)

Share this Post: