Desa Tanjung dan Blumbang; Kecamatan Klego Terima Bantuan Sumur Bor Air Tanah

BOYOLALI - Bantuan dua unit sumur bor air tanah diserahkan Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Unit tersebut merupakan program yang masuk tahun anggaran 2019 di wilayah Kabupaten Boyolali sebanyak empat unit dari yang direncanakan.

"Jumlah sumur bor di Kabupaten Boyolali tahun 2019 ini direncanakan sebanyak empat unit dan hingga saat ini sudah selesai dibangun sebanyak dua unit dan diserahkan pada hari ini yaitu terletak di Desa Tanjung dan Desa Blumbang, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali," terang Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, M. Halim Sari Wardana dalam rilis acara penyerahan secara simbolis di Desa Tanjung pada Jumat (4/10/2019) sore.

Setelah penyerahan ini menandakan bahwa sumur bor ini dapat secara penuh digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih. 

"Pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian ESDM memiliki program yang pro terhadap kesejahteraan masyarakat, yaitu pengentasan daerah sulit air bersih melalui pengeboran air tanah dalam. Beberapa daerah di wilayah Provinsi Jawa Tengah masih mengalami permasalahan penyediaan air bersih karena kondisi alamnya," imbuhnya.

Sumur bor tersebut memiliki rata-rata spesifikasi teknis kedalaman sumur bor 125 meter ini mampu menghasilkan debit air sekitar dua liter per detik. Sumur juga dilengkapi rumah pompa dan bak penampung air berkapasitas 5000 liter. 

"Setiap sumur bor mampu melayani kebutuhan air bersih sampai dengan 2880 jiwa penduduk," tegasnya.

Kementerian ESDM terus berupaya menambah anggaran sumur bor, sehingga diharapkan program ini dapat menjangkau masyarakat di daerah sulit air yang lebih luas lagi. Hal tersebut didasari dengan fakta bahwa masih banyak daerah di Indonesia yang masih mengalami kesulitan air bersih.

"Kementerian ESDM pada tahun 2019 ini menargetkan pembangunan sumur bor sebanyak 650 unit yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia," tandasnya (dst)

Share this Post: