Aktivitas Pasar Pengging Baru Mulai Menggeliat

BOYOLALI – Usai diresmikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat pada Kamis (27/6) lalu, kini Pasar Pengging mulai bisa dimanfaatkan pedagang dan pembeli. Kepindahan Pasar Pengging lama yang berada di Desa Dukuh; Kecamatan Banyudono menuju daerah Pipo yang berjarak lebih kurang 1 kilometer berdampak cukup positif.

Selasa (2/7), kondisi pasar yang menempati lahan seluas 2,5 hektare ini terlihat cukup ramai dengan kegiatan jual beli. Para pedagang sudah menggelar dagangan di los yang disediakan. Para pembeli juga sudah mulai mendatangi pasar yang menelan anggaran mencapai lebih dari Rp 20 miliar dari sumber APBD Kabupaten Boyolali tersebut.

Di samping kegiatan jual beli, terlihat pula sejumlah pedagang yang masih membenahi tempat berjualan. Terdpat aktivitas pedagang yang menyatukan beberapa kios menjadi satu agar terlihat cukup luas ditempati.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali yang menaungi pasar pada kesempatan tersebut masih melakukan pengecekan terhadap kondisi pasar. Termasuk mengecek pekerja yang sedang merampungkan lokasi penjualan ternak di sisi sebelah timur pasar.

“Untuk itu, kamu mengecek kondisi pasar secara menyeluruh,” ujar Kepala Disdagperin Kabupaten Boyolali, Karsino.

Berbagai fasilitas mulai dibenahi demi kenyamanan pedagang dan pembeli. Bangunan yang rusak ditandai agar bisa segera diperbaiki. Pihaknya juga akan memasang saluran air bersih dan MCK dan fasilitas pendukung lainnya yang secepatnya akan dibangun.

“Fasilitas pendukung lain seperti pagar dan pintu pasar akan dibangun bertahap, termasuk fasilitas mushola,” kata Karsino.

Salah satu pengunjung pasar, Wati mengungkapkan bahwa berbelanja di Pasar Pengging sekarang jauh lebih nyaman.

“Ya, karena baru ditempati, tadi saya sempat mencari cari tempat penjual daging dan sayuran langganan. Untuk parkir cukup memadati,” pungkasnya. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Share this Post: